sekarang Hari Rabu Tanggal 12 Agustus 2009, tepat pada pukul 01:20 saya mulai menulis ini,,dan ditemani dengan lantunan-lantunan dari lagu Green Day yang keren itu.
tiga hari setelah saya pulang dari kota itu maaf saya baru bisa menulis ini sekarang. Dimana kemarin saya terpaksa harus sakit, dan sekarangpun saya masih merasa sakit dan sudah 4 hari saya bolos kerja karna si sakit ini.
Yah setelah saya tiba disana saat saya baru turun dan menginjakan kaki dari Bis dan disana saya merasa seperti orang bodoh dan sedikit sentuhan kebingungan beruntungnya saya ini ternyata ada si teteh-teteh yang baik hati yang bekerja di sebuah biro parkir di Mall terkemuka di kota itu,,saya masih ingat dia bilang dengan kalimat
“ lo pake aja telephone gw ,ga apa-apa kok “ saya pun sangat berterima kasih pada itu si teteh parkir.anggap lah dia adalah salah satu bagian di tulisan saya ini.
yah sekarang saya berusaha untuk mencoba mengingat semua hal-hal baru yang saya dapatkan disana dikota yang teramat sangat panas dan begitu banyak nyamuk, nyamuk yang senang dan mengemari saya hingga mereka si para nyamuk itu selalu singgah di bagian-bagian pixel tubuh saya ini..
Begitu juga saya sangat senang bisa berada disana di dekat mereka yang baru saya kenal dan mungkin akan saya simpan di bagian dari kisah hidup saya,, awal dan mulanya dan tujuan saya hanya untuk menemui wanita yang indah itu .
Tapi setelah saya rasakan ternyata wanita itu si aprianti adalah sebuah mediasi sebuah jalan dimana dia memperkenalkan sebuah realita dalam hidup yang saya rasakan..aprianti adalah wanita yang mengenalkan saya pada mereka perkenalan yang begitu teramat singkat,dan RS Budi Lestari di ruang Cempaka III disinilah meraka mengenalkan saya pada sebuah sikap sosial tinggi yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan di kota yang sekarang saya tempati dan tempat dimana sekarang saya menulis sampai detik ini.
Dimana saat sekarang saya sakit pun saya tidak pernah mendapat kan sebuah sosial kecil dulu lah dari dari orang-orang yang saya anggap teman sahabat ataupun orang yang saya kenal…Dan tidak seperti saya saat berada disana dibagian kota bekasi tepatnya ..dengan niat tulus dari mereka walau hanya dengan Rp.5.000 x 8 ingin berbagi sesuatu buat orang yang mereka kasihi,,walau hanya sebungkus buah anggur,, yah disitu saya mulai merasa iri,,mengapa saya tidak bisa seperti mereka,,bukan saya mengharapkan sebungkus anggur itu,,tapi sebuah niat bersosialisme dan niat keperdulian mereka pada sesama yang membuat saya iri,,demi Tuhan saya tidak pernah merasakan itu disini.
Yah satu hari sebelum saya pulang di kota itu, meraka berbaur satu sama lain tidak memilih atau mendiskriminasikan orang-orang baru seperti saya,,mereka penuh senyuman, mereka sangat comedian, mereka sangat baik, meraka yang membuat saya menjadi berfikir lebih jauh tentang hidup yang harus peduli terhadap sesama
terima kasih Patriot Kampung Dua. Kedatangan saya kesana membuat saya berfikir dan berfikir dan jauh akan lebih berfikir agar saya bisa belajar seperti anda semua,,
saya akan belajar untuk tidak menjadi seorang yang individu,egois dan sebagainya.
terima kasih untuk Aprianti yang telah mengenalkan saya pada mereka,,Suatu saat saya akan mampir kembali kesana…dan berharap jika saya bisa mendapatkan hal-hal positive
seperti saat saya berada disana.dan berharap saya bisa di terima kembali di sana..
dan sekarang saya merasa hidup sendiri....
maaf saya harus tidur sekarang,,,tunggu tulisan saya selanjutnya hey 7 hari lagi dengan judul “ Cireng vs Brownis dan senyum manis dari mulut mereka “
Bandung, Dua Belas Agustus Dua Ribu Sembilan di tahun masehi
Ab Rian P Putra si penulis dan designer Blah Bloh
tiga hari setelah saya pulang dari kota itu maaf saya baru bisa menulis ini sekarang. Dimana kemarin saya terpaksa harus sakit, dan sekarangpun saya masih merasa sakit dan sudah 4 hari saya bolos kerja karna si sakit ini.
Yah setelah saya tiba disana saat saya baru turun dan menginjakan kaki dari Bis dan disana saya merasa seperti orang bodoh dan sedikit sentuhan kebingungan beruntungnya saya ini ternyata ada si teteh-teteh yang baik hati yang bekerja di sebuah biro parkir di Mall terkemuka di kota itu,,saya masih ingat dia bilang dengan kalimat
“ lo pake aja telephone gw ,ga apa-apa kok “ saya pun sangat berterima kasih pada itu si teteh parkir.anggap lah dia adalah salah satu bagian di tulisan saya ini.
yah sekarang saya berusaha untuk mencoba mengingat semua hal-hal baru yang saya dapatkan disana dikota yang teramat sangat panas dan begitu banyak nyamuk, nyamuk yang senang dan mengemari saya hingga mereka si para nyamuk itu selalu singgah di bagian-bagian pixel tubuh saya ini..
Begitu juga saya sangat senang bisa berada disana di dekat mereka yang baru saya kenal dan mungkin akan saya simpan di bagian dari kisah hidup saya,, awal dan mulanya dan tujuan saya hanya untuk menemui wanita yang indah itu .
Tapi setelah saya rasakan ternyata wanita itu si aprianti adalah sebuah mediasi sebuah jalan dimana dia memperkenalkan sebuah realita dalam hidup yang saya rasakan..aprianti adalah wanita yang mengenalkan saya pada mereka perkenalan yang begitu teramat singkat,dan RS Budi Lestari di ruang Cempaka III disinilah meraka mengenalkan saya pada sebuah sikap sosial tinggi yang sebelumnya tidak pernah saya dapatkan di kota yang sekarang saya tempati dan tempat dimana sekarang saya menulis sampai detik ini.
Dimana saat sekarang saya sakit pun saya tidak pernah mendapat kan sebuah sosial kecil dulu lah dari dari orang-orang yang saya anggap teman sahabat ataupun orang yang saya kenal…Dan tidak seperti saya saat berada disana dibagian kota bekasi tepatnya ..dengan niat tulus dari mereka walau hanya dengan Rp.5.000 x 8 ingin berbagi sesuatu buat orang yang mereka kasihi,,walau hanya sebungkus buah anggur,, yah disitu saya mulai merasa iri,,mengapa saya tidak bisa seperti mereka,,bukan saya mengharapkan sebungkus anggur itu,,tapi sebuah niat bersosialisme dan niat keperdulian mereka pada sesama yang membuat saya iri,,demi Tuhan saya tidak pernah merasakan itu disini.
Yah satu hari sebelum saya pulang di kota itu, meraka berbaur satu sama lain tidak memilih atau mendiskriminasikan orang-orang baru seperti saya,,mereka penuh senyuman, mereka sangat comedian, mereka sangat baik, meraka yang membuat saya menjadi berfikir lebih jauh tentang hidup yang harus peduli terhadap sesama
terima kasih Patriot Kampung Dua. Kedatangan saya kesana membuat saya berfikir dan berfikir dan jauh akan lebih berfikir agar saya bisa belajar seperti anda semua,,
saya akan belajar untuk tidak menjadi seorang yang individu,egois dan sebagainya.
terima kasih untuk Aprianti yang telah mengenalkan saya pada mereka,,Suatu saat saya akan mampir kembali kesana…dan berharap jika saya bisa mendapatkan hal-hal positive
seperti saat saya berada disana.dan berharap saya bisa di terima kembali di sana..
dan sekarang saya merasa hidup sendiri....
maaf saya harus tidur sekarang,,,tunggu tulisan saya selanjutnya hey 7 hari lagi dengan judul “ Cireng vs Brownis dan senyum manis dari mulut mereka “
Bandung, Dua Belas Agustus Dua Ribu Sembilan di tahun masehi
Ab Rian P Putra si penulis dan designer Blah Bloh
0 comment:
Posting Komentar