Mungkin saya tulis disini .
Menggunakan backsong apa kali ini saya. Boys Don’t Cry dari dia The Cure ketika seorang anak laki-laki yang sedang bersedih tentunya. Karna itu pula saya mainkan winamp karna bersama itu pula saya bersedih dan hampir menjadi tangis terpaku.
Lihat SAYA tadi siang SAYA menangis, betapa apapun SAYA hargai dia sebagai pengganti orang tua bernama ibu. Dan tanpa alasan apapun tentunya SAYA teramat memuja dia sebagai panutan diri. Tulisan SAYA yang memang bukan fiktif atau sekedar berbohong dengan kata-kata omong kosong dan apapun itu.
Lihat ini datang kembali
Hanyalah sebuah waktu berputar setiap hari.. sebuah kesenangan seolah enggan menghampir kepada SAYA. SAYA yang dipaksa senyum sekedar menghibur sekedar bisa tertawa.. apa benar sebuah sikap Idealis dari mereka kaum kaya selalu ada. Memisahkan dia SAYA atau kami yang miskin, fitnah yang dianggap mereka adalah hal wajar . mengkambing hitamkan sesuatu untuk menjadi masalah. Apa sekedar ini bentuk ketidakadilan yang SAYA dapat Tuhan. Apa ini jalan SAYA yang akan di jauhi oleh meraka. Tidak dan tak akan pernah kami menyalahkan namaMu yang keren Tuhan.
SAYA yang dianggap salah oleh mereka, SAYA yang di anggap bukan orang yang benar, SAYA yang dianggap haram ( hey SAYA sesungguhnya tidak mengandung lemak BABI itu ) oleh mereka. Dan atas alasan apa kalian mengharamkan SAYA. Seperti ingin tersenyum tapi senyum paksa yang mungkin SAYA keluarkan,
SAYA sangat merasa bukan kaum berada, dan SAYA adalah sebagian kecil dari Minoritas kaum itu, mungkin MISKIN yang bias saya jelaskan disini, SAYA tidak Bermateri, SAYA tidak berkedudukan, SAYA yang tidak pernah merasakan Hidup yang Indah,Elegan,Ellite dan tentunya SAYA hidup bukan hanya untuk mencari sebuah kemewahan itu.
Kami adalah sebagian kecil dari Minoritas kaum itu Miskin , tapi SAYA memiliki kebebasan sama seperti anda pada umumnya. Anda bebas semaunya, tunjuk sana-sini dengan jari telunjuk yang mungkin ada gunakan untuk memuaskan apa yang ada ingin. SAYA patuh, SAYA turut. Dan bukan berarti Organ Jantung, Otak dan Hati yang SAYA punya bisa anda kendalikan semaunya .
SAYA punya Impian untuk hidup enak
SAYA ingin bermimpi menjadi orang yang BERMATERI
SAYA punya Ambisi untuk merubah menjadi lebih baik
Dan SAYA merasa LEBIH MEMILIKI HATI walaupun SAYA hidup di Bumi tanpa banyak dengan Materi dan kekayaan
Kenapa saya harus takut dengan MISKIN,, kenapa saya harus takut dengan KESUSAHAN ini,
bukan itu yang saya takuti di Bumi .. yang saya takuti adalah ..
SAYA TAKUT JIKA SEMUA ORANG YANG MENGINJAK TANAH DI BUMI MEMBENCI DIRI SAYA
Menggunakan backsong apa kali ini saya. Boys Don’t Cry dari dia The Cure ketika seorang anak laki-laki yang sedang bersedih tentunya. Karna itu pula saya mainkan winamp karna bersama itu pula saya bersedih dan hampir menjadi tangis terpaku.
Lihat SAYA tadi siang SAYA menangis, betapa apapun SAYA hargai dia sebagai pengganti orang tua bernama ibu. Dan tanpa alasan apapun tentunya SAYA teramat memuja dia sebagai panutan diri. Tulisan SAYA yang memang bukan fiktif atau sekedar berbohong dengan kata-kata omong kosong dan apapun itu.
Lihat ini datang kembali
Hanyalah sebuah waktu berputar setiap hari.. sebuah kesenangan seolah enggan menghampir kepada SAYA. SAYA yang dipaksa senyum sekedar menghibur sekedar bisa tertawa.. apa benar sebuah sikap Idealis dari mereka kaum kaya selalu ada. Memisahkan dia SAYA atau kami yang miskin, fitnah yang dianggap mereka adalah hal wajar . mengkambing hitamkan sesuatu untuk menjadi masalah. Apa sekedar ini bentuk ketidakadilan yang SAYA dapat Tuhan. Apa ini jalan SAYA yang akan di jauhi oleh meraka. Tidak dan tak akan pernah kami menyalahkan namaMu yang keren Tuhan.
SAYA yang dianggap salah oleh mereka, SAYA yang di anggap bukan orang yang benar, SAYA yang dianggap haram ( hey SAYA sesungguhnya tidak mengandung lemak BABI itu ) oleh mereka. Dan atas alasan apa kalian mengharamkan SAYA. Seperti ingin tersenyum tapi senyum paksa yang mungkin SAYA keluarkan,
SAYA sangat merasa bukan kaum berada, dan SAYA adalah sebagian kecil dari Minoritas kaum itu, mungkin MISKIN yang bias saya jelaskan disini, SAYA tidak Bermateri, SAYA tidak berkedudukan, SAYA yang tidak pernah merasakan Hidup yang Indah,Elegan,Ellite dan tentunya SAYA hidup bukan hanya untuk mencari sebuah kemewahan itu.
Kami adalah sebagian kecil dari Minoritas kaum itu Miskin , tapi SAYA memiliki kebebasan sama seperti anda pada umumnya. Anda bebas semaunya, tunjuk sana-sini dengan jari telunjuk yang mungkin ada gunakan untuk memuaskan apa yang ada ingin. SAYA patuh, SAYA turut. Dan bukan berarti Organ Jantung, Otak dan Hati yang SAYA punya bisa anda kendalikan semaunya .
SAYA punya Impian untuk hidup enak
SAYA ingin bermimpi menjadi orang yang BERMATERI
SAYA punya Ambisi untuk merubah menjadi lebih baik
Dan SAYA merasa LEBIH MEMILIKI HATI walaupun SAYA hidup di Bumi tanpa banyak dengan Materi dan kekayaan
Kenapa saya harus takut dengan MISKIN,, kenapa saya harus takut dengan KESUSAHAN ini,
bukan itu yang saya takuti di Bumi .. yang saya takuti adalah ..
SAYA TAKUT JIKA SEMUA ORANG YANG MENGINJAK TANAH DI BUMI MEMBENCI DIRI SAYA
0 comment:
Posting Komentar